Tanaman hias daun adalah tanaman hias yang memiliki warna-warni daun yang indah dengan bentuk daun atau tajuk bervariasi, unik, dan eksotik. Karena itu, meskipun tidak berbunga tetapi keindahan warna dan bentuk daunya mempu menghadirkan keasrian di lingkungan sekitar rumah, perkantoran dan apartemen.
Tanaman tersebut dalam menanam dan merawat tanaman hias daun terletak pada tata cara menjaga keindahan bentuk dan warna daun yang di hasilkan. Tanaman hias daun umumnya merupakan tanaman semi-naungan. Jadi dapat ditempatkan dalam ruangan dan pada pukul 06.00-10.00 dijemur agar mendaptkan cahaya matahari, atau ditempatkan diantara pepohonan yang masih memungkin kan cahaya matahari mengenainya.
Karena merupakan tanaman hias yang di nikmati keindaha warna dan bentuk daunya, tanaman hias ini membutuhkan pupuk NPK atau pupuk daun perbandingan komposisi unsur N-nya harus lebih tinggi di bandingan dengan unsur P dan K-nya, misalnya dengan perbandingan N:P:K sebesar 32:10:10 atau 30:15:15 Pemupukan dapat dilakukan tiga bulan sekali atau pada saat pertumbuha aktif, yaitu sekitar bulan November hingga april. Untuk keperluan komersil tanaman hias ini nantinya akan di jual di toko bunga di Jakarta.
Contoh tanaman hias daun yang meniliki warna daun beraneka antara lain sebagai berikut.
– Adam eva (Rhoe discolor), warna daunya ungu tua di bagian bawah.
– Sambang darah (hemigraphis exotica), warna daunya hijau dengan semburat ungu di ujungnya.
-Lili paris (Chlorophytum sp.), warna daunya hijau bergaris garis putih
– Sri Rejeki (Anglaonema sp.), warna daunya hijau kuning atau hijau putih dan berukuran besar.
_Balanceng (Dieffenbachia brasiliensis), warna dauny hijau berbercak-bercak kuning atau putih.
Contoh tanaman hias daun yang memiliki bentuk daun unik antara lain sebagai berikut.
_ Berbagai jenis palem, misalnya pelem kipas (Livistone Chinensis), palem raja (Roystone regia) dan palem botol (Mascarena revanghanil).
_Berbagai jenis Philodhendrom sp, bentuk daunya unik, ada yang mirip telapak tangan, ada pula yang berlubang-lubang
_Keladi Hias (Chaladium sp.), bentuk daunya menyerupai hati dengan warna-warna meriah.
_Walisongo (Anthurium macrolobium), bentuk daunya bertangkai dengan bagian tepi daun berlekuk berwarna hijau.
_Kuping Gajah (Anthurium crystallium), bentuk daunya menyerupai jantung, berukuran besar, dan sepintas mirip dengan telinga gajah.